Uncategorized

Alasan Gianluigi Buffon Terima Pinangan Juventus

Gianluigi Buffon meninggalkan PSG pada akhir musim 2018-19.Gianluigi Buffon resmi kembali ke Juventus. Ia menandatangani kontrak berdurasi satu musim bersama Juventus.

Ia tidak memutuskan untuk pensiun namun masih ingin melanjutkan karier.Setelah menjadi spekulasi di Portugal dan Inggris, Buffon akhirnya menjawab dengan kembali ke Juventus yang ia sebut sebagai rumahnya.

Buffon memperkuat Juventus selama 17 musim sebelum akhirnya hengkang ke PSG pada musim panas 2018.Setelah musim 2019-20 berakhir Gianluigi Buffon diprediksi akan masuk dalam manajemen Juventus.

Buffon memiliki kesempatan untuk menjadi pemain dengan catatan penampilan terbanyak di Serie A. Ia akan siap jika dipercaya untuk tampil oleh pelatih anyar Juventus, Maurizio Sarri. Buffon diprediksi akan menjadi pelapis Wojciech Szczesny pada musim mendatang.

Buffon hanya membutukan delapan penampilan untuk melewati rekor Paolo Maldini.Gianluigi Buffon tak akan mendapat jaminan untuk menjadi kiper pilihan pertama pada musim 2019-20. Namun hal itu tak menjadi masalah bagi Buffon.

Uncategorized

Cinta Buffon ke Juventus Belum Luntur

Penjaga gawang Paris Saint Germain (PSG), Gianluigi Buffon, menunjukan bahwa ia masih cinta kepada klub lamanya, Juventus. Buffon sudah mengirimkan selamat kepada Juventus lolos ke perempatfinal Liga Champions 2018-2019 lewat akun Instagram-nya @gianluigibufon.

“Selamat untuk semuanya. Usaha seperti ini adalah sesuatu yang luar biasa dan mengharukan. P.S luar biasa Mr. Allegri,” tulis Buffon di akun Instagram-nya.

Juventus sendiri lolos ke perempatfinal Liga Champions 2018-2019 lewat cara yang luar biasa. Setelah Juventus berhasil menang 3-0 walau sebelumnya tertinggal 2-0 di kandang Atletico Madrid.

Juventus berhasil menang 3-0 atas Atletico lewat hattrick yang dilesakkan Cristiano Ronaldo pada menit 27, 49 dan 89. Mencetak tiga gol ke gawang Atletico bukanlah hal yang baru bagi Ronaldo. Total sejak dari Real Madrid, Ronaldo telah empat kali mencetak hattrick ke gawang Atletico.

Sayangnya jalan Juventus tidak diikutin oleh timnya, PSG yang disingkirkan oleh Manchester United dengan agregat 3-3. United unggul agresivitas gol tandang.